5 LAGU UNTUK MENULIS CERITA ROMANCE

28.1.17


Dee Lestari berkata bahwa menulis itu sama saja seperti bekerja di kantor. Kamu harus bersiap diri dengan pakaian yang bersih, pikiran yang fresh, dan tetek bengek persiapan lain. Sama halnya ketika kamu mau sekolah/kuliah, ada seragam/pakaian yang harus kamu pakai, buku yang dibawa, dan semangat sekolah agar seharian merasa tidak ada beban.

Seperti berangkat ke kantor/sekolah/kuliah, kamu harus memiliki amunisi sebelum menulis. Meskipun tempat menulismu hanya di kamar, ritual ‘berangkat’ ke kantor/sekolah/kuliah ini seperti bentuk komitmen untuk menghasilkan karya.

Beberapa bulan ini, aku selalu memiliki amunisi ketika memutuskan untuk menulis cerpen/artikel/novel. Nasihat Dee membuatku merasa lebih fresh dan bertanggung jawab. Selain mengetahui dasar-dasar ilmu menulis (aku pernah menulisnya di sini), amunisi lain yang membantuku menulis adalah musik. Aku akan mendengarkan musik yang membangkitkan suasana. Musik ketika menulis cerita misteri tentu akan berbeda saat menulis cerita romance.

Berikut adalah 5 lagu yang menemaniku menulis romance.

Pertama, Fly with the Wind oleh Baechigi feat. Punch
Aku akan langsung memutar lagu ini di youtube ketika memulai menulis. Lagu ini seperti pembangkit semangat, dopping yang merasuki aliran darahku hingga melancarkan ide-ide di otak. Lagu ini merupakan Original Soundtrack salah satu drama korea yang kusukai, yaitu Who are You – School 2015.

Dengarkan lagunya di sini.

Sebenarnya ada dua lagu yang kusukai dari serial ini; Fly with the Wind dan juga Reset (Tiger JK feat. Jin Shil of Mad Soul Child). Dua-duanya memiliki magis yang sama.


Kedua, Dear God oleh Avenged Sevenfold
Salah satu lagu favorit Aku ketika kuliah. Aku akan memutar lagu ini ketika menulis adegan yang emosional. Tidak, Aku tidak pernah memperhatikan lirik lagunya. Ini lebih ke rasa emosional dalam diri. Aku berubah sangat emosional ketika mendengarnya. Darahku meletup-letup, dan ide-ide di otak bisa mengalir begitu saja.

Dengarkan lagunya di sini.


Ketiga, Pamit oleh Tulus
Aku menyukai lagu-lagu Tulus. Selain liriknya yang sarat makna dan interpretasi, Tulus memberikan nuansa yang berbeda di setiap video klipnya. Pamit adalah salah satu lagu Tulus yang begitu menggetarkan hati, bahkan sejak intro. Aku akan memutar Pamit ketika membutuhkan mood untuk membangkitkan adegan yang romantis, atau sedih.

Dengarkan lagunya di sini.


Keempat, Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan dari Payung Teduh
Selain Pamit, lagu dari Payung Teduh ini menjadi salah satu lagu yang wajib di putar saat menulis adegan romantis. Aku suka Payung Teduh karena lirik-lirik yang mereka buat sangat jujur, penuh interpretasi, dan romantis. Coba perhatikan lirik berikut ::
Di malam hari, menuju pagi. Sedikit cemas, banyak rindunya.
atau ini,
            Hanya ada sedikit bintang malam ini. Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya.

Dengarkan lagunya di sini.


Kelima, Remember oleh Dear Cloud
Aku tidak terlalu mengenal Dear Cloud. Aku tahu lagu ini gara-gara lagu ini muncul begitu saja di Up Next-nya Youtube. Ternyata lagu ini merupakan original soundtrack serial drama korea I Remember You/Hello Monster yang belum kutonton. Sama seperti Dear God, lagu ini sangat emosional sekali. Salah satu favoritku selama menulis.

Dengarkan lagunya di sini.

Sebenarnya, ada banyak lagu di playlist ‘waktu menulis’-ku. Semua lagu-lagu Payung Teduh Aku dengarkan, Kosong-nya Pure Saturday pun begitu. Belum lagi I’m not the only one­-nya Sam Smith yang juga wajib Aku dengarkan. Playlistku pun kini juga bertambah dengan lagu-lagu dari Original Soundtrack-nya LA LA LAND (baca alasannya di sini).

Seperti nasihat AS Laksana di buku Creative Writing yang menjadi panutanku :
‘Ciptakan suasana menulis sesuai dengan kemauanmu.”


Jadi, apa lagu favoritmu selama menulis atau mungkin bekerja/mengerjakan tugas?

You Might Also Like

8 comments

  1. ah, jadi pingin bikin fiksi nih, imajinasiku sudah mulai menari2

    BalasHapus
  2. Kalau soal playlist yang diputar saat menulis, setiap orang pasti punya versinya masing-masing, ya :D

    BalasHapus
  3. Pengen nulis jadinya �� udah lama banget ga nulis fiksi

    BalasHapus
  4. Wah.. Makasih banyak sarannya ya kak. Tapi bener kata kak @sekar semua orang pasti punya versi masing-masing. ☺☺
    Jdi pengen ngelanjutin cerita yang kepotong di laptop. Oke kak,semnagat terus!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener sekali, setiap orang punya playlist. Dan 5 lagu di atas adalah lagu di playlist saya ketika menulis...

      Yuk, segera diselesaikan tulisannya...

      Hapus